Ini Dia Tanda Berkembangnya Pariwisata Indonesia

Jakarta - Pariwisata Indonesia memang sedang berkembang. Ukuran majunya pariwisata Indonesia terlihat dengan jelas. Mau tahu?

"Kalau dilihat ukuran, pariwisata itu tentu saja dari kesejahteraan rakyat, karena pariwisata memang mempengaruhi kesejahteraan," kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar dalam jumpa pers Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2012, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jl Medan Merdeka Barat, Rabu (19/9/2012) malam.

Sapta pun memberikan contoh, turis yang datang ke Bali, pasti akan menghabiskan banyak uang di Bali, secara tidak langsung itu memberikan penghasilan kepada penduduknya.

"Jadi satu aktivitas pariwisata itu bisa berpengaruh ke hal yang lain, seperti tukang jual makanan, tukang parkir," jelas Sapta.

Selain itu, menurut Sapta, pariwisata adalah bagian dari stimulasi kesehatan, contohnya kalau orang yang sedang stres, biasanya akan pergi ke gunung, snorkeling diving. Dengan berpariwisata, kesehatan masyarakat juga bisa meningkat.

"Ukuran lain adalah seberapa jauh pengaruh pariwisata terhadap pengetahuan, contohnya Kelimutu. Ooh! Kelimutu ini ko warnanya beda-beda, there's must be something," ucap Sapta antusias.

Dengan adanya pariwisata, ini bisa menambah pengetahuan seseorang, seperti mengapa Kelimutu memiliki warna yang berbeda.

"Ukuran lain adalah kita bisa memahami budaya dan situasi daerah lain karena kita kan negara archipelago," kata Sapta.

Untuk hal ini ia mengambil contoh istilah orang seberang. Menurut Sapta, orang Sumatera dulu sering dianggap tidak sopan karena nada bicaranya kencang. Namun sering majunya pariwisata dan banyak kontak budaya dengan Sumatera, sangkaan seperti itu sudah hilang.

"Dulu orang seberang, seperti saya yang dari Sumatera, suka dianggap gak sopan karena nada bicaranya kencang. Tapi karena sudah banyak orang yang pariwisata ke Sumatera, anggapan itu hilang," tutup Sapta.

You Might Also Like

0 komentar