Film & Iklan Produk Dongkrak Popularitas Tempat Wisata



JAKARTA - Dampak film Laskar Pelangi begitu besar terhadap pariwisata Bangka Belitung, sudah sepatutnya dicontoh daerah lain. Cara promosi pariwisata lainnya juga bisa melalui iklan.

Meroketnya minat wisatawan untuk berlibur ke Bangka Belitung berkat film Laskar Pelangi diluncurkan tentu dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang ingin mengembangkan sektor pariwisatanya. Ternyata, efek dari film ataupun kisah yang mengambil latar di daerah-daerah destinasi wisata Indonesia dapat mendongkrak kunjungan wisatawan.

Terbukti, beberapa film juga meraih keuntungan serupa, misalnya film 5cm yang mengeksplorasi keindahan Gunung Mahameru. Fenomena ini ternyata tak hanya terjadi di Indonesia, juga di mancanegara, seperti film Lord of the Rings, yang berhasil mengangkat pariwisata Selandia Baru dan Life of Pi yang mendongkrak jumlah wisatawan ke India.

“Ya, memang sangat mungkin mempromosikan sebuah daerah melalui sebuah film, karena film dapat menjadi satu sarana promosi yang tepat dan cepat sampai di masyarakat. Namun, hal tersebut seharusnya menjadi inisiatif dari pemerintah daerah,” kata Esthy Reko Astuty, Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf, kepada Okezone ketika ditemui di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, semakin banyak media ataupun komunitas yang membahas berbagai destinasi wisata juga membantu calon wisatawan yang membutuhkan informasi. Belum lagi, kini muncul tren iklan produk yang menampilkan latar daerah-daerah indah di Indonesia. ditegaskan Esthy, iklan-iklan tersebut tentu berdampak positif.

“Kini, semakin banyak produk yang promonya lebih soft, mereka menampilkan beberapa daerah wisata di Indonesia. Tentunya, ini akan membantu daerah mempromosikan potensinya, ini sangat baik sehingga membuat Indonesia semakin cepat dikenal,” tutupnya.



Sumber : OkeZone

You Might Also Like

0 komentar